Tuesday, April 11, 2017

Kunci Gitar Arbani Yasiz - Be My Love

2:06 AM Posted by beckti'velu 2 comments

G               D
Aku bulatkan hati
Bm                 E     Am               D        
Satukan rasa kita dalam ikatan cinta
        Bm                     E
Dan berjanji kan setia selamanya
Am     C        D
Kini sampai mati

Tuesday, January 10, 2017

STIKI Malang PKM KC - BENGKELOE : Bengkel Online Berbasis Android

9:52 PM Posted by beckti'velu No comments
BENGKELOE : Bengkel Online Berbasis Android
Atma Karimang Soebekty, Abdul Kadir Zaelani, Ahmad Aniel Ahsan, Rizka Asilia Rosinda
Program Studi Teknik Informatika
Sekolah Tinggi Informatika & Komputer Indonesia  

RINGKASAN

Kota Malang merupakan kota pendidikan yang di dalamnya terdapat 54 Perguruan Tinggi baik negeri maupun swasta. Ada sekitar 70.000 mahasiswa luar kota yang belajar di Kota Malang. Dari  penelitian   (L, Indrastuti A K, & Nasution , 2010)   menunjukkan 75 %  mahasiswa menggunakan moda transportasinya adalah sepeda motor. Pemakaian sepeda motor perlu adanya perawatan yang rutin, mengingat cuaca Kota Malanag sering hujan. Sebagai informasi tambahan jumlah bengkel servis resmi sepeda motor di Kota Malang sejumlah  76 buah yang tersebar di beberapa lokasi. (nGalamediaLABS, 2014). Prosentase terbesar aktifitas  mahasiswa banyak ditunjang oleh pemakaian mobile. Melihat peluang ini maka munculah ide untuk membangun aplikasi berbasis mobile yaitu BengkelOnline. Bengkel online ini memiliki fasilitas layanan servis / perawatan sepeda motor, pemesanan sparepart sepeda motor dan layanan pembayaran berbasis mobile. Pada aplikasi ini terdapat maps yang digunakan untuk penanda posisi customer yang melakukan pemesanan montir. Dengan layanan servis online ( BengkelOnline) dapat membantu masyarakat khususnya mahasiswa dari luar kota yang akan melakukan perawatan kendaraannya.  

Kata kunci : Sepeda Motor, Bengkel, Online, Perawatan.

BAB I PENDAHULUAN 

1.1. Latar Belakang 

Kota Malang merupakan kota pendidikan yang di dalamnya terdapat 54 Perguruan Tinggi baik negeri maupun swasta. Ada sekitar 70.000 mahasiswa luar kota yang belajar di Kota Malang. Dari  penelitian   (L, Indrastuti A K, & Nasution , 2010)   menunjukkan 75 %  mahasiswa menggunakan moda transportasinya adalah sepeda motor. Pemakaian sepeda motor perlu adanya perawatan yang rutin, mengingat cuaca Kota Malang sering hujan. Kondisi tersebut membuat mahasiswa harus selalu melakukan pengecekan sepeda motor untuk meminimalisir kerusakan yang ada, Salah satu cara adalah melakukan perawatan di bengkel terdekat.  Masyarakat khususnya mahasiswa membutuhkan media untuk melakukan pemesanan mekanik yang akan melakukan servis kendaraan tersebut, terutama saat terjadi kerusakan di jalan dan jauh dari bengkel. Selain itu mahasiswa membutuhkan sarana untuk pembelian sparepart secara online tanpa harus ke bengkel. Saat melakukan perawatan sepeda motor di bengkel terkadang harus menunggu antrian untuk mendapatkan pelayanan, bahkan jika pada bengkel tersebut banyak kendaraan yang sedang di servis terkadang pihak bengkel juga menolak permintaan servis dari pelanggan. Sebagai informasi tambahan jumlah bengkel servis resmi sepeda motor di Kota Malang sejumlah  76 buah yang tersebar di beberapa lokasi. (nGalamediaLABS, 2014). Jumlah tersebut belum termasuk bengkel non resmi yang jumlahnya juga tidak kalah banyak dan tersebar dibeberapa titik di Kota Malang.  Prosentase terbesar aktifitas  mahasiswa banyak ditunjang oleh pemakaian perangkat mobile. Selain itu menurut Riset Google bersama TNS Australia mendapati, 50 persen pemilik perangkat mobile di Indonesia menjadikan peranti itu sebagai peralatan telekomunikasi utama, termasuk untuk mengakses internet. (Auliani, 2015) menunjukkan bahwa prosentase pemakaian perangkat mobile begitu besar di Indonesia, tidak menutup kemungkinan di kota Malang merupakan salah satu kota pengguna perangkat mobile terbesar, mengingat kota ini merupakan kota pelajar yang terdiri dari kalangan mahasiswa dan tentunya sudah tidak bisa lagi di pisahkan dengan perangkat mobile. Beragamnya aplikasi yang tersedia pada perangkat mobile seperti contohnya sosial media dan beragamnya aplikasi belanja online membuat perangkat mobile semakin laris dipasaran. Melihat peluang ini maka munculah ide untuk membangun aplikasi berbasis mobile yaitu BengkelOnline. Bengkel online ini memiliki fasilitas layanan servis / perawatan sepeda motor, pemesanan sparepart sepeda motor dan layanan pembayaran berbasis mobile. Pada aplikasi ini terdapat maps yang digunakan untuk penanda posisi customer yang melakukan pemesanan montir. Dengan layanan servis online ( BengkelOnline) dapat membantu masyarakat khususnya mahasiswa dari luar kota yang akan melakukan perawatan kendaraannya.

1.2. Tujuan 

Tujuan penelitian karya cipta ini adalah membangun sebuah aplikasi online untuk perawatan atau servis sepeda motor. Sehingga akan memudahkan : 
1. Pemilik kendaraan bermotor dalam melakukan transaksi (job order) tanpa harus datang langsung ke bengkel. 
2. Untuk memudahkan pemilik kendaraan bermotor untuk melakukan pemesanan sparepart motor secara online. 
3. Untuk membantu pengendara motor yang mengalami kerusakan pada saat melakukan perjalanan.  

1.3. Manfaat

1. Penggunan aplikasi Bengkel Online akan menghemat waktu pengendara bermotor. 
2. Penggunan aplikasi Bengkel Online akan menghemat biaya pengendara bermotor.  

1.4. Luaran

Luaran yang diharapkan adalah suatu aplikasi yang dapat membantu pengendara motor dalam mengatasi permasalahan kerusakan kendaraan motor mereka. Di dalam aplikasi ini juga memanfaatkan teknologi GPS yang berguna bagi montir atau mekanik untuk mengetahui lokasi pengendara motor tersebut.
   
BAB II TINJAUAN PUSTAKA  

2.1. Android
  
Android adalah sistem operasi untuk telepon seluler yang berbasiskan Linux. Android menyediakan platform terbuka bagi para pengembang untuk menciptakan aplikasi mereka sendiri sehingga dapat digunakan oleh bermacam peranti penggerak. Awalnya Google Inc. membeli Android Inc. pendatang baru yang membuat software (perangkat lunak) untuk telepon genggam. Kemudian untuk mengembangkan Android di bentuklah Open Handset Alliance yang merupakan gabungan dari 34 perusahaan peranti keras, peranti lunak dan telekomunikasi termasuk Google, HTC, Intel, Motorola, Qualcomm, T-Mobile, dan NVidia. Android memeliki beberapa versi, yaitu : 
1. Android 1.0 (2008) 
2. Android 1.5 Cupcake (2009) 
3. Android 1.6 Donut (2009) 
4. Android 2.0 Éclair (2009) 
5. Android 2.2 Froyo (2010) 
6. Android 2.3 Gingerbread (2010) 
7. Android 3.0 Honeycomb (2011) 
8. Android 4.0 Ice Cream Sandwich (2011) 
9. Android 4.1 Jelly Bean (2012) 
10. Android 4.4 KitKat (2013) 
11. Android 5.0 Lollipop (2014) 
12. Android 6.0 Marshmallow (2015) 
13. Android 7.0 Nougat (2016)  

Kelebihan OS Android  dibandingkan dengan system operasi mobile lainnya adalah  : 
1. Sistem Operasi open source, sehingga mudah dikembangkan oleh developer handset. 
2. Mudah dikustomisasi dan dimodifikasi. 
3. Perangkat android memiliki harga yang beragam, dari yang termurah hingga termahal. 
4. OS Android dapat dijalankan pada banyak pilihan spesifikasi hardware. 
5. Dukungan aplikasi yang sangat banyak dan beragam. 
6. Mudah dipahami, sehingga dapat diperbaiki apabila mengalami kerusakan sistem. 
7. Dapat diaplikasikan di banyak peralatan online. 
8. Dikembangkan oleh salah satu raksasa telekomunikasi dunia, yaitu Google. 
9. Merupakan salah satu sistem operasi yang cepat dan responsive. 
    
Sedangkan kekurangan OS Android : 
1. Memiliki proses kerja sistem yang cukup berat, sehingga memakan RAM cukup banyak. 
2. Terkadang apabila disandingkan dengan spesifikasi hardware yang buruk, menjadi kurang responsive. Sistem operasi yang di custom sering tidak stabil dan kurang optimal 

2.2. Layanan Online 

Sistem Layanan Online merupakan satu aplikasi terkemuka memanfaatkan Teknologi Informasi dan Komunikasi di daerah yang berbeda. Namun, definisi yang tepat dari layanan online sulit didapat sebagian peneliti telah menggunakan definisi yang berbeda untuk menggambarkan layanan online. Meskipun definisi ini berbeda, dapat dikatakan bahwa mereka semua sepakat tentang peran teknologi dalam memfasilitasi pelayanan yang membuat mereka lebih dari layanan online. 
Menurut Rowley (2006) layanan online di definisikan sebagai: "perbuatan, usaha atau pertunjukan yang pengiriman di mediasi oleh teknologi informasi. Layanan online tersebut meliputi unsur layanan e-tailing, dukungan pelanggan, dan pelayanan ". Definisi ini mencerminkan tiga komponen utama- penyedia layanan, penerima layanan dan saluran pelayanan (yaitu, teknologi). Misalnya, sebagai yang bersangkutan untuk layanan online publik, badan publik adalah penyedia layanan dan warga negara serta bisnis penerima layanan. Saluran pelayanan adalah persyaratan ketiga dari layanan online. Internet adalah saluran utama dari layanan online pengiriman sementara saluran klasik lainnya juga dipertimbangkan.(misalnya telepon, call center, kios publik, telepon genggam, televisi). Berikut adalah sejarah singkat yang dapat diketahui dari layanan online. 
Pada akhir 1980-an di Eropa dan dikenal secara formal pada tahun 1993 oleh Pemerintah AS, istilah 'E-Government' kini telah menjadi salah satu riset domain yang diakui terutama dalam konteks kebijakan publik dan sekarang telah memperoleh kepentingan strategis dalam modernisasi sektor publik. layanan online merupakan salah satu cabang dari domain dan perhatiannya juga telah merayap di antara para praktisi dan peneliti. 
Layanan online adalah istilah yang sangat generik, biasanya mengacu pada "Penyediaan layanan melalui Internet (awalan berdiri 'e online', seperti dalam penggunaan lain), sehingga layanan online bisa juga termasuk perdagangan internet, mungkin juga termasuk layanan non-komersial (online), yang biasanya disediakan oleh pemerintah. (Alexei Pavlichev & G. David Garson, 2004: 169170; Muhammad Rais & Nazariah, 2003: 59, 70-71). 

'Layanan online merupakan layanan online yang tersedia di internet, dimana transaksi yang valid untuk membeli dan menjual (pengadaan) adalah mungkin, sebagai lawan dari website tradisional, dimana hanya informasi deskriptif yang tersedia, dan tidak ada transaksi online adalah dimungkinkan.' (Jeong, 2007).

Full PDF